bingkisan yang tepat untuk anak yatim
Bisniscom, JAKARTA - Yayasan yang didirikan oleh para alumni Sekolah Islam Al Azhar angkatan 1987, Asia87 Foundation, untuk kali keenam menggelar acara buka puasa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa, di Balai Jakarta. Dalam acara ini, juga diberikan bingkisan kado lebaran untuk 1.000 anak yatim dan dhuafa. Ketua pelaksana Asia 87 Peduli, Shanty Sys NS, mengatakan, seperti tahun-tahun
Programsunat gratis rutin setiap Sabtu oleh Sunat 123 membantu anak yatim untuk disunat tanpa menunggu acara khusus. Pihak wali atau pengasuh si anak pun bisa membawanya kapan saja ke klinik, tergantung kesiapan. Program ini juga berdampingan dengan "Program Berbagi Bingkisan", sebuah program yang melibatkan keluarga besar Sunat 123
Ratusananak yatim dan dhuafa menerima bingkisan berupa baju baru, hasil kerjasama PKPU dengan HAI Uni Emirate Arab, Ahad (25/1015). (Didik/kis/PKPU) Jakarta. Baju baru sepertinya menjadi salah satu hadiah yang paling diidam-idamkan oleh anak-anak yatim, terutama momen hari besar seperti Muharram.
Sementar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Pati Muchtar menyampaikan, total bingkisan yang dibagikan pada yatim piatu di lingkungan Kabupaten Pati ialah 3.775 paket. Adapun anggaran untuk pengadaan bingkisan berupa makanan ini sebesar Rp 538,23 juta.
Jumlahyang disalurkan pembagian bingkisan dan berupa uang sebanyak 600 kantong, untuk anak yatim piatu dan dhuafa untuk masyarakat Desa Sukamaju. Masih banyak adik - adik kita di luar sana, yang tidak bisa memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan mereka anak Yatim piatu yang tidak memiliki ayah dan ibu.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Lebaran Anak Yatim 10 Muharram Penjelasan & Makna Tahun Baru Islam Ada cerita di balik tradisi menyantuni anak yatim pada hari Asyura. Berikut anak yatim yang jatuh pada tanggal 10 Muharram bagi sebagian masyarakat Indonesia identik dengan Hari Raya Anak Yatim. Bagi masyarakat Muslim, Muharram termasuk salah satu momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru, sehingga menjadi hal yang wajar jika dalam kondisi ini disebut sebagai “Hari Raya Umat Islam”. Tradisi menyantuni anak yatim pada tanggal 10 Muharram memang sudah ada sejak dulu. Tradisi ini dilakukan oleh para ulama maupun masyarakat umum. Lalu, muncul istilah Idul Yatama Hari Raya Anak Yatim dari tradisi tersebut. Namun, Idul Yatama adalah momen untuk membahagiakan hati anak yatim. Tidak dimaksudkan sebagai hari raya seperti Idul Fitri atau Idul Adha. Lain itu, momen tersebut juga sebagai momentum yang tepat untuk mengingatkan orang-orang agar terbuka mata hatinya dan lebih peduli dalam memperhatikan nasib anak-anak yatim. Meski begitu, momen hari Asyura juga tidak dimaksudkan bahwa santunan pada anak yatim hanya dilakukan pada waktu tersebut. Kapan pun dan di mana pun, kita dapat menyantuni anak yatim tanpa menunggu tanggal 10 Muharram. Mengapa 10 Muharram Disebut Hari Raya Anak Yatim? Sebagian masyarakat Indonesia bahkan menganggap bahwa tanggal 10 Muharram Asyura adalah Hari Raya anak yatim. Istilah Idul Yatama Hari Raya anak yatim sebenarnya hanyalah ungkapan kegembiraan bagi anak-anak yatim, sebab pada saat itu banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka. Dalam hadits riwayat Abu Dawud ra. dinyatakan bahwa Hari Raya umat Islam hanya ada dua, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَلَهُمْ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا، فَقَالَ مَا هَذَانِ الْيَوْمَانِ؟ قَالُوا كُنَّا نَلْعَبُ فِيهِمَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الْأَضْحَى، وَيَوْمَ الْفِطْرِ “ Dari Anas, ia berkata Rasulullah SAW datang ke Madinah dan mereka orang Madinah menjadikan dua hari raya di mana mereka bergembira. Lalu Rasulullah bertanya “Apa maksud dua hari ini?” Mereka menjawab “Kami biasa bermain bergembira pada dua hari ini sejak zaman Jahiliyah.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah telah menggantikan untukmu dengan dua hari raya yang lebih baik dari padanya, yaitu hari raya Adha dan hari raya Fitri HR Abu Daud 1134. Momentum 10 Muharram dijadikan sebagai Idul Yatama, berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim pada hari tersebut. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim. Dan beliau lebih menyayangi lagi pada hari Asyura tanggal 10 Muharram. Di mana pada tanggal tersebut, Beliau menjamu dan bersedekah bukan hanya kepada anak yatim, tapi juga keluarganya. Kemudian dalam kitab Tanbihul Ghafilin bi-Ahaditsi Sayyidil Anbiyaa-i wal Mursalin disebutkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً “Barangsiapa berpuasa para hari Asyura tanggal 10 Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala pahala syuhada’. Dan barang siapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya“. Penjelasan tentang kemuliaan bulan Muharram ini ditulis oleh KH Sholeh Darat pada bulan Muharram tahun 1317 H. Kemuliaan Bulan Muharram Seperti dikutip dari situs resmi NU, KH Sholeh Darat menyebutkan dalam kitab Lathaifut Thaharah wa Asrarus Shalah tentang kemuliaan bulan Muharram. “Bahwa awal Muharram itu adalah tahun barunya seluruh umat Islam. Adapun tanggal 10 Muharram adalah “Hari Raya”yang digunakan untuk bergembira dengan shadaqah,” ujarnya. Hari raya ini, lanjutnya, adalah untuk mensyukuri nikmat Allah, bukan hari raya dengan shalat. Tetap hari raya dengan pakaian rapi dan memberikan makanan kepada para faqir. “Sebaiknya orang Islam mengetahui tahun baru Islam. Demikian pula balasan untuk perbuatan buruk pada 4 bulan ini, akan lebih besar. Hal ini seperti dijelaskan Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir “Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik.”
Tata cara Sedekah ke Anak Yatim – Bersedekah bisa kita lakukan kepada siapapun dan kapanpun. Bahkan, bersedekah juga bisa anda lakukan dengan berbagai cara. Seperti halnya bersedekah kepada anak yatim melalui sebuah yayasan, tentu ada tata caranya sendiri. Yang mana setiap Yayasan pasti memiliki tata cara sendiri sesuai dengan prosedur. Apalagi di kondisi pandemi seperti saat ini, prosedur sedekah ke anak yatim melalui Yayasan tertentu ada perbedaan. Mungkin jika dulu bisa langsung mendatangi tempat yayasan tersebut, tetapi saat ini lebih ketat dengan memperhatikan protokol kesehatan dan lainnya. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya terkait tata cara sedekah ke anak yatim, simak penjelasan lengkapnya berikut. Niat Sedekah untuk Anak Yatim Rasulullah SAW sangat mengistimewakan anak yatim, hal tersebut juga sangat beliau anjurkan kepada umatnya agar selalu menyayangi anak yatim. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyayangi anak yatim seperti halnya dengan membawanya ke lingkungan rumah, menyantuni dan menjamin pendidikannya. Lalu, bagaimana niat sedekah untuk anak yatim? Sebenarnya niat bersedekah untuk anak yatim hanya perlu kita niati untuk melakukan hal yang baik dan mengistimewakan anak yatim. Dengan harapan kedepannya mereka lebih terjamin kehidupannya dan juga pendidikannya. Dengan mengawali niat yang baik, tentu juga akan memberikan hasil terbaik. Jenis Sumbangan Untuk Anak Yatim Lalu, apa saja jenis sumbangan untuk anak yatim? Sebenarnya jenis sumbangan untuk anak yatim ini cukup beragam. Yang mana Anda bisa menyesuaikan dengan apa yang kita miliki atau menyesuaikan dengan apa yang paling anak yatim butuhkan. Seperti halnya berikut ini beberapa jenis sumbangannya. Kebutuhan Pokok Kebutuhan pokok yang bisa kita jadikan sebagai jenis sumbangan kepada Panti Asuhan berupa beras, minyak, makanan sehat, gula dan kebutuhan pokok lainnya. Peralatan Sekolah Jenis sumbangan lain yang bisa anda berikan kepada anak yatim yaitu peralatan sekolah. Yang mana peralatan sekolah ini bisa berupa buku, bulpoin, pensil, tas, seragam sekolah, sepatu dan lainnya. Pakaian Anda bisa menyumbangkan berbagai pakaian yang layak untuk mereka gunakan, baik itu dalam keadaan bekas ataupun baru. Peralatan Mandi dan Kesehatan Jenis sumbangan lainnya untuk anak yatim bisa berupa peralatan mandi dan kesehatan. Karena pastinya mereka akan membutuhkannya. Berapa Sedekah Untuk Anak Yatim Setelah mengetahui tata cara sedekah ke anak yatim dan apa saja jenis sumbangannya. Lalu, berapa sedekah untuk anak yatim? Sebenarnya tidak ada ketentuan khusus terkait berapa jumlah yang harus kita berikan untuk sedekah kepada anak yatim. Bahkan, sedekah juga bisa anda lakukan dengan berbagai cara baik itu berupa materi ataupun tenaga. Yang jelas sedekah yang diberikan ini harus didasari dengan rasa ikhlas. Bingkisan yang Tepat Untuk Anak Yatim Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bingkisan sama halnya dengan jenis sumbangan apa yang yang cocok untuk diberikan kepada anak yatim. Bingkisan yang cocok bisa meliputi peralatan mandi atau kesehatan, peralatan sekolah, kebutuhan pokok dan pakaian. Ini nih yang harus kamu tahu tentang perbedaan panti asuhan dan panti sosial! Bersedekah Kepada Anak Yatim Paling Diutamakan Pada Bulan Bulan yang paling utama untuk bersedekah kepada anak yatim yaitu 10 Muharram. Yang mana bulan ini ini ini biasa disebut sebagai bulannya anak yatim. Selain bulan itu sebenarnya biasa saja, asalnya dilakukan dengan ikhlas. Ingin bersedekah kepada anak yatim? Terlebih dahulu ketahui cara sedekah ke anak yatim agar lebih tepat sasaran. Apalagi jika anda bersedekah ke anak yatim melalui sebuah yayasan hari anak yatim akan ada tata caranya tersendiri.
PT SEMEN Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan TJSL Pilar Sosial, melaksanakan kegiatan bertajuk Ramadan Berbagi Berkah. Program yang digulirkan berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu, pembagian bingkisan, pembagian takjil, bantuan sarana ibadah masjid dan kegiatan sosial lainnya. Selama Ramadan 1444 H, perusahaan telah membagikan paket sembako dan santunan anak yatim piatu, senilai Rp819 juta bagi masyarakat di Kabupaten Rembang dan Blora. Penyaluran bantuan sebagai bagian program Ramadan Berbagi Berkah Semen Gresik ini diperuntukkan bagi anak yatim piatu, fakir miskin, kaum duafa, masyarakat miskin, santri, asatid, ulama, serta takmir masjid. Selain dalam bentuk sembako, bingkisan juga berisi makanan ringan dan sarung. Senior Manager Communication and CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, mengungkapkan target dari pemberian bantuan adalah sebagai upaya perusahaan untuk berbagi kebahagiaan. Perusahaan juga ingin mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan turut memberikan manfaat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2023. "Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Gresik untuk terus berupaya dalam memberikan dukungan dan bantuan baik kepada masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan ini memberikan manfaat yang terbaik bagi para penerima," tutur Dharma. Menurut dia, Semen Gresik semakin tumbuh dan berkembang berkat adanya kepercayaan dan partisipasi dari masyarakat sekitar. "Banyak dampak positif yang diberikan oleh masyarakat, sehingga hal ini memberikan semangat untuk menjalankan keberlanjutan operasional perusahaan," jelasnya. Dharma menambahkan, sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan turut hadir di tengah-tengah mereka sehingga keberadaannya senantiasa memberikan kebermanfaatan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat. "Perusahaan juga berkolaborasi dengan BUM-Des dan UMKM binaan Rumah BUMN Rembang sebagai penyedia produk bantuan, sedangkan pendistribusian dilakukan langsung oleh tim CSR Semen Gresik," ujarnya. Keterlibatan BUM-Des dan UMKM binaan merupakan komitmen PTSG memberikan dukungan bisnis dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, serta ikut mengampanyekan program Bangga Menggunakan Buatan Indonesia. "Kami berkomitmen terus berkontribusi dalam kehidupan masyarakat, terutama di bulan Ramadan. Kami berharap, melalui bantuan serta berbagai program yang telah kami jalankan, dapat membantu meningkatkan taraf hidup warga masyarakat," pungkasnya. N-2
Hari Asyura atau 10 Muharram adalah hari yang penuh dengan keutamaan-keutamaan. Beberapa amalan dianjurkan untuk dilakukan di hari Asyura, salah satu yang utama adalah memberikan kasih sayang kepada anak PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta yang menggandeng telah menyalurkan Program Bingkisan Untuk Yatim BUY pada Sabtu 29/8 di Rumah Tahfidz Al-Barokah yang berada di lereng Gunung Merapi, Muntilan, Kabupaten Magelang. BUY disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan bagi tiga santri yatim dhuafa Rumah Tahfidz Al-Barokah, mereka adalah Putri Rahmadani 9 yang masih duduk di kelas 3 SD, Valentina Putri Yatin 12 kelas 1 SMP, dan Ahmad Maulana Afrianto 15 yang baru saja masuk SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan."BUY juga akan kami salurkan untuk para santri yatim dhuafa lainnya yang tersebar di rumah-rumah tahfidz di Yogyakarta. Insya Allah santri yatim dhuafa di rumah tahfidz wilayah Yogyakarta yang terdata menjadi sasaran program BUY ini," kata Kepala Cabang PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Maulana Kurnia Putra, Jumat 4/9.Maulana menjelaskan bahwa penyaluran sedekah untuk anak-anak yatim dhuafa sangat tepat sasaran, karena selain tidak ada orang tua, mereka juga dhuafa. Dengan adanya beasiswa khusus yatim dhuafa Penghafal Al-Qur’an ini diharapkan para santri yatim yang tidak mampu dapat terus melanjutkan pendidikan. "Alhamdulillah, semoga bermanfaat untuk anak-anak kami, lebih rajin lagi belajarnya," ungkap Bapak Joko Restiono, salah satu pengurus Rumah Tahfidz Al-Barokah. Joko juga memaparkan bahwa hampir sebagian besar santri di Rumah Tahfidz Al-Barokah adalah dari keluarga dhuafa yang sangat perlu tepat di hari Asyura Bingkisan Untuk Yatim BUY dapat tersalurkan untuk santri Rumah Tahfidz Al-Barokah. Insya Allah, bersama PPPA Daarul Qur'an dan keutamaan-keutamaan hari Asyura juga akan mendatangi mereka yang turut serta berbagi kasih sayang kepada para santri yatim lainnya.[]
JAKARTA - PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta bersama platform menyalurkan Program Bingkisan Untuk Yatim BUY di Rumah Tahfidz Al-Barokah yang berada di lereng Gunung Merapi, Muntilan, Kabupaten Magelang pada Sabtu 29/8. BUY disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan bagi tiga santri yatim dhuafa Rumah Tahfidz Al-Barokah, mereka adalah Putri Rahmadani 9 yang masih duduk di kelas 3 SD, Valentina Putri Yatin 12 kelas 1 SMP, dan Ahmad Maulana Afrianto 15 yang baru saja masuk SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan. "BUY juga akan kami salurkan untuk para santri yatim dhuafa lainnya yang tersebar di rumah-rumah tahfidz di Yogyakarta. Insya Allah santri yatim dhuafa di rumah tahfidz wilayah Yogyakarta yang terdata menjadi sasaran program BUY ini," kata Kepala Cabang PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Maulana Kurnia Putra, dalam siaran persnya, Kamis 27/8. Maulana menjelaskan bahwa penyaluran sedekah untuk anak-anak yatim dhuafa sangat tepat sasaran, karena selain tidak ada orang tua, mereka juga dhuafa. Dengan adanya beasiswa khusus yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an ini diharapkan para santri yatim yang tidak mampu dapat terus melanjutkan pendidikan. "Alhamdulillah, semoga bermanfaat untuk anak-anak kami, lebih rajin lagi belajarnya," ungkap Bapak Joko Restiono, salah satu pengurus Rumah Tahfidz Al-Barokah. Joko juga memaparkan bahwa hampir sebagian besar santri di Rumah Tahfidz Al-Barokah adalah dari keluarga dhuafa yang sangat perlu dibantu. Alhamdulillah tepat di hari Asyura Bingkisan Untuk Yatim BUY dapat tersalurkan untuk santri Rumah Tahfidz Al-Barokah. Insya Allah, bersama PPPA Daarul Qur'an dan keutamaan-keutamaan hari Asyura juga akan mendatangi mereka yang turut serta berbagi kasih sayang kepada para santri yatim lainnya BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
bingkisan yang tepat untuk anak yatim